Selamat Datang di web unit kegiatan siswa Jurnalistik Sekolah "Demofat-News" SMP Negeri 4 Kota Cirebon. Media publikasi Jurnalistik Sekolah ini berupa Mading, Facebook (Kabar SMP 4 Cirebon) dan Blog (demofat-news.blogspot)

11 Juli, 2018

CALON TIMNAS JUNIOR SEKOLAH DI SMPN 4 CIREBON

Ini mengejutkan. Para pemain cilik berbakat memilih sekolah di SMP Negeri 4 Kota Cirebon. Mereka adalah 14 pemain sepak bola usia 13 tahunan ini bintangnya tengah bersinar. Kendati usia belia namun prestasi tim kesebalasannya sudah mulai mendunia. Terakhir, mereka berencana berlaga di event dunia di Rusia dan Thailand.

"Anak-anak kita bulan ini akan banyak keluar. Pada 11 Juli mereka harus ke Medan ikut kejuaraan nasional Danone. Pada 21-22 Juli akan tanding lagi. Juara di event itu akan mewakili Indonesia di kejuaraan U-12 di Rusia," Subagja Suihan, Ketua Bina Sentra Putra (BLiSPI) saat penandatangan kerjasama dengan SMP Negeri 4 Kota Cirebon, Selasa (10/7).

Tak hanya Danone Cup, timnya juga bersiap mengikuti laga Suratin Cup dan kejuaraan di Thailand pada Oktober mendatang. Subagja mengatakan, jika timnya kurang pemain pihaknya membuka kesempatan bagi siswa SMP Negeri 4 untuk seleksi bergabung dengan tim binaanya.

"Terima kasih kepada pihak sekolah yang memberikan kesempatan anak-anak kami sekolah di sini. Kami mohon maaf sebelumnya kepada Bapak Ibu guru jika kelak anak-anak kami akan sering meninggalkan sekolah. Namun kami tetap menyiapkan guru privat bagi anak-anak ditengah kesibukan latihan," ujar pria yang bekerja di perusahaan BUMN asal Cirebon ini.

Subagja mengaku, pihaknya cukup kewalahan mencari bibit unggul pemain sepak bola pesanan Kemenpora. Setelah sukses membina dan melatih Firman Utina dan Egi, Subagja yang pernah di PSIT ini masih sering mendampingi pihak Kemempora keliling ke daerah-daerah di Indonesia.

"Insha Allah akan lahir pemain-pemain hebat dari anak-anak kami yang sekolah di SMP4. Pada rentang waktu 3-4 tahun mereka diploting menjadi pemain U-16 dan U-19. Ini tentu akan memberi efek positif bagi nama baik SMP4 dan Kota Cirebon," tutur Subagja yang tak pernah meleset membina pemain berbakat hingga ke puncak karirnya seperti dialami Egi yang kini merumput di Liga Polandia. (humaSpenpat)