CIREBON–Dinas Pendidikan Kota Cirebon menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK/SLB Tahun Ajaran 2026/2027. Acara yang berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Kota Cirebon ini dihadiri oleh jajaran kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta perwakilan orang tua murid, termasuk dari SMP Negeri 4 Cirebon.
Langkah ini diambil guna memastikan proses transisi siswa dari jenjang SMP/MTs sederajat menuju pendidikan menengah berjalan dengan transparan, akuntabel, dan minim kendala teknis.
Kehadiran pihak SMP Negeri 4 Cirebon yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, didampingi Wakil Kepala Sekolah serta dan orang tua murid, menjadi bukti komitmen sekolah dalam mengawal masa depan para siswa.
Kepala SMP Negeri 4 Cirebon menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat krusial agar tidak terjadi simpang siur informasi di lapangan.
"Kami ingin memastikan orang tua murid mendapatkan informasi langsung dari sumbernya terkait jalur-jalur pendaftaran tahun ini, baik itu jalur zonasi, afirmasi, prestasi, maupun perpindahan tugas orang tua. Dengan begitu, anak-anak bisa terfasilitasi dengan baik sesuai dengan hak dan potensinya," ujar Pak Ikin di sela-sela acara.
Poin Penting Sosialisasi TA 2026/2027
Dalam pemaparan materi oleh tim teknis Dinas Pendidikan, ada beberapa poin utama yang ditekankan untuk pelaksanaan SPMB tahun ini:
Proses verifikasi dokumen dan data kependudukan kini dilakukan lebih awal untuk menghindari penumpukan berkas saat pendaftaran dibuka.
Penilaian piagam dan sertifikat kejuaraan kini menggunakan sistem kurasi yang lebih ketat dan transparan.
SMP Negeri 4 Cirebon siap membuka posko pelayanan informasi dan pendampingan bagi orang tua yang mengalami kesulitan teknis saat melakukan pendaftaran online.
Respons Positif perwakilan orang tua
Para orang tua murid yang hadir menyambut baik undangan sosialisasi ini. Menurut mereka, keterlibatan langsung orang tua dalam forum resmi seperti ini dapat mengikis kecemasan yang kerap muncul menjelang musim penerimaan sekolah baru.
"Sebagai orang tua, awalnya kami bingung dengan aturan-aturan teknis yang sering berubah setiap tahun. Tapi setelah mendengar penjelasan langsung di aula ini, kami jadi lebih paham apa saja yang harus dipersiapkan dari sekarang," kata Pak Maman salah satu perwakilan orang tua murid SMPN 4 Cirebon.
Dengan adanya kesamaan persepsi antara Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan orang tua, diharapkan pelaksanaan SPMB TA 2026/2027 di Kota Cirebon dapat berjalan sukses, kondusif, dan memberikan hak pendidikan yang merata bagi seluruh calon siswa.