CIREBON— Suasana haru dan ceria bercampur aduk di lapangan SMP Negeri 4 Cirebon pada Senin siang (18/5/2026). Ribuan liter air yang disemprotkan layaknya "banjir" buatan sukses membasahi ratusan siswa kelas IX yang tengah merayakan momen kelulusan dan perpisahan angkatan.
Bukan sekadar aksi hura-hura, keseruan basah-basahan ini sengaja digelar sebagai simbol pelepasan penat sekaligus penanda runtuhnya sekat di antara para siswa. Kegiatan ini menjadi selebrasi pamungkas atas indahnya kebersamaan yang telah mereka rajut bersama selama hampir tiga tahun lamanya di bangku sekolah.
Menampilkan ekspresi lepas tawa para siswa di tengah cipratan air, saling berangkulan erat dengan seragam yang mulai basah kuyup, merekam memori yang tak akan lekang oleh waktu.
Detik-detik saat air mulai disemprotkan ke arah kerumunan siswa. Pekikan gembira langsung pecah, diikuti dengan aksi melompat bersama dan saling bersalaman, menandakan kuatnya ikatan solidaritas angkatan ini. Air ini ibarat pembersih dari segala kesalahpahaman yang mungkin pernah ada di antara kami selama tiga tahun ini. Hari ini kami basah bersama, tertawa bersama, dan siap melangkah ke jenjang SMA/SMK dengan kenangan yang luar biasa," ujar Fazah salah satu perwakilan siswa dengan mata berkaca-kaca di tengah acara.