31 Maret, 2011
KORUPTOR GAYUS JADI OBYEK SENI LUKIS SISWA
KEMAMPUAN KESENIAN SISWA DIUJI
DUA HARI SISWA UJIAN PRAKTEK AGAMA
Siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kota Cirebon mulai menghadapi ujian praktek. Selama dua hari 29-30 Maret 2011 mereka menjalani ujian praktek agama Islam. Materi yang diujikan adalah praktek sholat wajib dan sholat sunnah, hafalan surat-surat pendek dan doa sehari-hari. Guru yang menguji adalah Bapak Aman, Mag, Ibu Ade Rolinah, SPd.I, Ibu Efi Sofiah, SPd.I dan Bapak Sigit Nurhendi, SE. Ujian praktek tersebut cukup membuat repot para siswa sehingga mereka harus menghafal ulang materi ujian tersebut.
30 Maret, 2011
KOPERASI GELAR RAPAT ANGGOTA TAHUNAN
GURU RAME-RAME KOREKSI UAS SISWA
Guru-guru yang mengoreksi adalah mereka yang mengajar mata pelajaran kelas IX. Secara manual guru-guru tersebut satu demi satu lembar jawaban siswa dikoreksi. Hasilnya hari itu juga harus diserahkan kepada Wakasek bidang Kurikulum Bapak Tugiran, S.Pd. (*)
29 Maret, 2011
BANK JABAR PROMO TABUNGANKU
28 Maret, 2011
USTADZ ARIEF INGATKAN PIHAK SEKOLAH

Keluarga besar SMP Negeri 4 Kota Cirebon menggelar kegiatan rutin arisan, Minggu (27/3). Arisan kali ini bertempat di kediaman rumah Ibu Hj Uum Sumiartie, S.Pd Karangjalak Kota Cirebon. Menariknya, arisan kali ini sebagian besar guru-guru dan karyawan tampak hadir. Dalam sesi siraman rohani, ustadz Arief Syarifuddin, S.Ag mengingatkan pihak sekolah dalam melakukan pendidikan terhadap siswa.
“Saya berharap agar guru-guru dalam mendidik anak tetap menjaga sifat keteladanan. Antara ucapan dan tindakan kita harus sejalan. Jika guru minta siswa jangan telah masuk sekolah, maka gurunya pun jangan telat datang mengajar. Guru juga mengajar jangan terlalu perhitungan uang, karena kita bekerja sudah digaji pemerintah,” ungkap ustadz Arief, mantan guru PAI sekolah ini yang mengaku selalu berdoa setiap malam untuk kemajuan sekolah ini.
Dalam kegiatan arisan itu hampir seluruh keluarga besar sekolah ini hadir, termasuk Kepala Sekolah Bapak Suhendi Warna S.Pd MM beserta keluarganya. Mereka yang hadir benar-benar dimanjakan dalam arisan kali ini dengan menu makanan yang serba istimewa hingga hiburan yang penuh keakraban. Pihak panitia mengundi 15 orang guru dan karyawan yang mendapatkan arisan periode ini. (*)
“Saya berharap agar guru-guru dalam mendidik anak tetap menjaga sifat keteladanan. Antara ucapan dan tindakan kita harus sejalan. Jika guru minta siswa jangan telah masuk sekolah, maka gurunya pun jangan telat datang mengajar. Guru juga mengajar jangan terlalu perhitungan uang, karena kita bekerja sudah digaji pemerintah,” ungkap ustadz Arief, mantan guru PAI sekolah ini yang mengaku selalu berdoa setiap malam untuk kemajuan sekolah ini.
Dalam kegiatan arisan itu hampir seluruh keluarga besar sekolah ini hadir, termasuk Kepala Sekolah Bapak Suhendi Warna S.Pd MM beserta keluarganya. Mereka yang hadir benar-benar dimanjakan dalam arisan kali ini dengan menu makanan yang serba istimewa hingga hiburan yang penuh keakraban. Pihak panitia mengundi 15 orang guru dan karyawan yang mendapatkan arisan periode ini. (*)
TIM ADIPURA CIREBON KUNJUNGI SPENPAT
26 Maret, 2011
24 Maret, 2011
20% SISWA KELAS IX DAFTAR SMA RSBI
Wakasek Kurikulum Bapak Tugiran, S.Pd mengatakan, minat siswa kelas IX sekolahnya mendaftar ke sekolah RSBI tetap banyak. Untuk tahun ini hampir dua kelas siswa atau 20% yang mendaftar ke SMA 1 dan 2. Secara teknis pendaftaran ke RSBI, katanya, pihaknya menyerahkan pendaftaran kepada siswa dan orangtuanya.
21 Maret, 2011
SEPEKAN OTAK SISWA KELAS IX TEGANG
Selama sepekan siswa kelas IX akan menghadapi 12 mata pelajaran, mulai dari PAI hingga Pendidikan Budi Pekerti. Selaku pengawas dalam ujian sekolah adalah 43 guru-guru dari sekolah setempat. Waktu yang diberikan kepada siswa untuk mengerjakan soal-soal tersebut rata-rata 90 menit sampai 120 menit, tergantung tingkat kesulitan soal.
JADWAL UJIAN SEKOLAH
Senin >> PAI dan Bahasa Indonesia
Selasa >> IPA dan PKn
Rabu >> Matematika dan TIK
Kamis >> Bahasa Inggris dan Seni Budaya
Jumat >> IPS dan Bahasa Sunda
Sabtu >> Bahasa Cirebon dan Pendidikan Budi Pekerti
20 Maret, 2011
LAGI, SISWA KELAS VII DAN VIII LIBUR
Wakasek Kurikulum Bapak Tugiran, S.Pd mengatakan, sesuai jadwal dari Dinas Pendidikan Kota Cirebon, pekan ini adalah pelaksanaan ujian sekolah. Karena alasan itu maka siswa kelas VII dan VIII diliburkan untuk belajar di rumah. Menurutnya, tidak hanya try out, ujian sekolah dan ujian nasional yang harus diikuti siswa kelas IX. “Paling tidak ada tujuh agenda yang akan diikuti oleh siswa kelas IX,” ungkapnya.
Tugiran menjelaskan beberapa agenda kegiatan siswa kelas IX itu adalah :
- 21-26 Maret Ujian Sekolah
- 28 Maret koreksi ujian sekolah
- 29-30 Maret ujian praktek pendidikan Agama Islam
- 31 Maret ujian praktek TIK/Seni Budaya
- 1-2 April ujian praktek Penjaskes
- 4-7 April latihan ujian nasional
- 11-21 April pemantapan bimbingan belajar mata pelajaran yang di-UN-kan.
- 25-28 April ujian nasional
- 3-6 Mei ujian nasional susulan
ORANGTUA SISWA ISTIGOSAH DI SEKOLAH
Kepala SMP Negeri 4 Kota Cirebon Bapak Suhendi Warna, S.Pd MM menjelaskan, kegiatan istighosah orangtua siswa tersebut sebagai bentuk upaya lain demi sukses siswa sekolah ini dalam menghadapi ujian sekolah dan ujian nasional. Selama ini secara akademik, pihaknya sudah melakukan upaya bimbingan belajar dan berbagai latihan soal-soal prediksi UN.
Menurut kepala sekolah, pihaknya sengaja pertemuan orangtua kali ini bertempat di masjid sekolah. Selain untuk istighosah, juga agar orangtua bisa mengetahui kegiatan renovasi masjid sekolah yang dibangun sebagian dari dana swadaya siswa dari infak setiap hari. “Jika ada yang bertanya, mana sih hasil dari infak siswa yang setiap hari dimintai untuk renovasi masjid? Jawab saya, inilah Bapak Ibu hasil infak dari putera puterinya,” tutur kepala sekolah di depan orangtua.
Acara yang dimulai pukul 10.00 selain dihadiri orangtua siswa, juga siswa kelas IX dan beberapa guru sekolah ini. Sebagai pemimpin doa adalah kepala sekolah Bapak Suhendi Warna dalam bentuk tahlilan bersama. Setelah doa bersama, orangtua siswa bertemu dengan wali kelasnya masing-masing di ruang kelasnya untuk menerima nilai hasil try out UN se- Kota Cirebon .
Dalam kesempatan itu, pihak sekolah dalam hal ini panitia pembangunan renovasi masjid sekolah melaporkan keuangan yang masuk dan keluar. Total pemasukan dari infak siswa sebesar Rp. 101.645.650. Sedangkan dana dari infak non siswa (alumni, guru, penjualan kalender dll) sebesar Rp. 36.852.600. Sementara sumbangan dalam bentuk material senilai Rp. 138.498.250. Total pengeluaran dana pembangunan masjid Rp. 134.144.000, sehingga saldo yang tersisa sebesar Rp. 4.354.250. Menurut bendahara panitia renovasi masjid Ibu Oom Istikomariah, S.Psi, jumlah dana tersebut terhitung sejak masjid sekolah ini dibangun. (*)
09 Maret, 2011
TRY OUT UN, BANYAK YANG TERLAMBAT
Kehadiran siswa secara bertahap sudah terlihat sejak pukul 07.00. Satu demi satu mereka datang dengan menggunakan kendaraan, mulai kendaraan pribadi mobil, motor, sepeda, becak hingga naik angkutan umum. Ada yang datang sendiri, tetapi tidak sedikit yang datang diantar oleh orangtua atau saudaranya.
Bel masuk berbunyi pukul 08.00 kurang, seluruh siswa secara serentak masuk ke ruang ujian masing-masing. Selepas pukul delapan, satu demi satu siswa masih ada yang masuk terlambat. Mereka berlarian mengejar waktu untuk mengikuti latihan UN tersebut. Beberapa siswa ada juga yang asyik jalan tanpa merasa dirinya sudah terlambat masuk sekolah. (*)
07 Maret, 2011
LATIHAN UN, SISWA LEBIH CEPAT KELUAR
Berdasarkan pemantauan, siswa kelas IX mulai masuk ke ruang ujian pukul 08.00 kurang. Dibawah pengawasan dua guru pengawas, siswa mengerjakan soal Bahasa Indonesia sebanyak 50 butir dalam waktu 120 menit. Namun sebelum pukul 10.00 beberapa siswa sudah mulai keluar ruangan, sehingga membuat wakasek Bapak Sukandi melalui pengeras suara mengimbau agar siswa bisa memanfaatkan waktu latihan ujian dengan baik, tidak terburu-buru.
Latihan UN keesokan Selasa para siswa akan mengerjakan soal Matematika, disusul hari kemudian Bahasa Inggris dan hari terakhir ilmu pengetahuan alam. Untuk pelajaran Matematika dan IPA jumlah soal lebih sedikit 40 butir daripada soal bahasa sebanyak 50 soal. (*)
06 Maret, 2011
SISWA KELAS VII DAN VIII LIBUR 4 HARI
Dalam empat hari kedepan, Senin hingga Kamis (7-10) siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 4 Kota Cirebon libur sekolah. Menyusul siswa kelas IX akan mengikuti latihan ujian nasional secara serentak se- Kota Cirebon selama empat hari. Selama libur sekolah, siswa tetap belajar di rumah. Siswa semua tingkatan kembali normal belajar mulai Jumat 11 Maret 2011.Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum Bapak Tugiran, S.Pd mengatakan, latihan ujian nasional kali ini dilaksanakan serentak siswa SMP seluruh Kota Cirebon. Sebelumnya siswa sekolahnya sudah mengikuti latihan UN sebanyak dua kali, namun masih tingkat lokal sekolah. Namun pada try out sebelumnya siswa kelas VII dan VIII tidak diliburkan karena siswa kelas IX masuk siang.
“Untuk latihan UN kali ini siswa kelas VII dan VIII diliburkan, karena waktu ujiannya pagi hari disesuaikan seperti ujian nasional sesungguhnya dilaksanakan secara serentak se- Kota Cirebon. Jika sebelumnya latihan ujian dilaksanakan siang hari, sehingga siswa kelas VII dan VIII tetap belajar seperti biasa,” ungkap Bapak Tugiran yang berharap agar orangtua di rumah mengawasi anaknya belajar di rumah. (*)
02 Maret, 2011
MAU LULUS, TIM BASKET JUARA SATU
Tim bola basket SMP Negeri 4 Kota Cirebon kembali menyumbangkan prestasi untuk sekolahnya. Dalam turnamen bola basket antarpelajar se wilayah III Cirebon di Universitas Kuningan (Uniku) pekan kemarin, The Youngers sekolah ini berhasil meraih juara. Tim basket putera juara satu, sedangkan tim basket puteri juara dua. Sayang, rata-rata pemain dari anak-anak kelas sembilan yang mau lulus sekolah.Tim basket putera berhasil menyingkirkan tim basket satu daerahnya SMP Negeri 1 Kota Cirebon. Sementara tim basket puteri harus mengakui keberuntungan musuh bebuyutannya SMP Negeri Jalaksana Kuningan. Berkat prestasinya itu, piala basket tersebut merupakan kado terakhir bagi siswa kelas sembilan untuk sekolah. Penyerahan piala dari tim kepada pihak sekolah melalui Wakasek Bapak Sukandi dilakukan usai upacara bendera Senin (1/3).