




Melepas penat setelah sibuk mengurusi nilai ujian, para guru dan karyawan SMP Negeri 4 Cirebon menggelar kegiatan outbond, Minggu (28/6). Kegiatan ini dipusatkan di area outbond Prima Resort Kuningan.
Tahun pelajaran 2008/2009 ini pihak sekolah mengumumkan siswa ranking terbaik tiga besar, baik juara umum kelas paralel maupun juara ranking masing-masing kelas. Siapa saja mereka?
Guru-guru saling beradu argumen (pendapat). Satu dengan lainnya mereka saling mempertahankan pendapatnya. Hal itu membuat kepala sekolah berkerut dahi. Apa yang mereka ributkan?
Kegiatan Try Out Ujian Masuk SMP Negeri mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Cirebon sekitarnya. Dalam beberapa hari pendaftaran dibuka, tercatat hingga kemarin sudah 800 siswa yang terdaftar sebagai peserta. Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga hari penutupan 30 Juni mendatang.
Guru-guru dibuat kecewa dengan ulah tingkah anak kelas tiga. Mereka selalu membuat kerusakan, nakal dan ruang kelas belajar kotor. Kebiasaannya selalu nyolot jika ada guru yang marah apalagi cuma nasehati. Akibat kebiasaan urakan itu wali kelasnya akhirnya jatuh sakit. Untung saja tidak sampai meninggal dunia.
Sebanyak 276 siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kota Cirebon secara resmi dilepas oleh pihak sekolah, Senin 22 Juni 2009. Dalam acara yang bernama Wisuda Alumni Tim Cinta Sukses 4A tersebut berlangsung di Hotel Prima Kota Cirebon.
Puteri Intan Pratiwi dinobatkan sebagai siswa lulusan terbaik tahun pelajaran 2008/2009 SMP Negeri 4 Kota Cirebon. Siswa kelas IX.C ini berhasil meriah total nilai 178,6 dari jumlah keseluruhan nilai ujian nasional, ujian sekolah dan ujian praktek.
Ratusan orangtua siswa kelas IX mendatangi SMP Negeri 4 Cirebon, Minggu (21/6). Kendati hari libur seluruh orangtua menemui wali kelas masing-masing. Ada apa? Mereka hendak menerima hasil nilai Ujian Nasional anaknya, yang semula sudah diumumkan pada Jumat sebelumnya.
Perjuangan 276 siswa kelas IX SMP Negeri 4 Cirebon tampaknya tidak sia-sia. Selama tiga tahun mereka bersekolah menuntut ilmu akhirnya pada Sabtu 21 Juni 2009 diketahui mereka lulus 100 persen mengikuti Ujian Nasional tahun 2009 ini. Kendati pengumuman tersebut mengalami keterlambatan yang semula dijadwalkan Jumat 20 Juni 2009.
Tidak hanya kelompok kabaret yang sedang sibuk latihan untuk perpisahan kelas sembilan. Kelompok paduan suara juga beberapa hari ini sibuk latihan di ruang kelas. Mereka akan mengiringi prosesi pelepasan siswa kelas sembilan pada Senin 22 Juni 200di hotel Prima Kota Cirebon.
Panitia Try Out Ujian Masuk SMP Negeri terus melakukan terobosan demi suksesnya acara. Selain menyebarkan undangan ke sekolah-sekolah SD/MI, juga menyebarkan poster-poster ke sejumlah tempat. Bahkan, seluruh siswa diberi kesempatan menjadi agen marketing kegiatan untuk mencari siswa kelas VI yang mau mendaftar.
Pedagang kantin sekolah saling adu harga di ruang kelas. Ada apa? Hari itu, Kamis 18 Juni 2009 mereka mengikuti lelang kantin sekolah yang sudah selesai masa kontraknya. Nilai tertinggi kontrak kantin dipegang oleh Pa Ujang Rp3,7 juta, disusul Ibu Sartini Rp3,7 juta dan nilai lelang terendah dipegang Ibu Sariyah senilai Rp2,4 juta.
Ada kesibukan lain yang dilakukan Tifani, Della dan kawan-kawan. Kendati Ujian Nasional sudah berlalu, namun mereka tetap mengisi waktu penantiannya dengan kegiatan lain. Apa itu? Bersama teman-temannya Tifani dan Della sedang berlatih drama cabaret tentang kehidupan anak remaja SMA. Rencananya drama remaja itu akan ditampilkan dalam acara perpisahan siswa kelas IX pada 22 Juni mendatang di hotel berbintang.
Siswa kelas tujuh dan delapan dalam satu pekan ke depan sedang sibuk mengikuti ulangan umum yang diselenggarakan pihak sekolah. Ulangan sendiri sudah dilaksanakan sejak Senin kemarin 8 Juni 2009 di sekolah setempat. Kendati ulangan rutin namun para siswa kelihatan tegang dan kesulitan mengerjakan soal-soal ulangan yang diberikan oleh gurunya.