



Bete dengan kegiatan ngerumpi, jajan dan main hape, kamu bisa melakukan kegiatan lainnya. Seperti sebagian siswa puteri SMP Negeri 4 Cirebon ini. Mereka pilih datang ke perpustakaan sekolah, untuk membaca buku sambil diskusi mulai tentang sekolah, pelajaran, teman dan dunia remaja. Jadi, hidup di sekolah lebih seru dari sekadar belajar di kelas dan jajan.
Beberapa siswa berlomba-lomba membuat lubang air. Ini bukan karena sekolah kita akan kedatangan banjir. Tetapi sebagai upcaya pencegahan terhadap kemungkinan terburuk terhadap fenomena alam tersebut. Dengan banyaknya lubang serapan air, sehingga ketika hujan tiba air di sekitar lingkungan sekolah bisa terserap oleh tanah dan tanaman di sekitarnya.

Seluruh siswa kelas VII dan kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Cirebon terlibat dalam lomba Tata Upacara Bendera (TUB) di sekolahnya, Senin (25/5). Tidak hanya siswa, guru dan staf tata usaha pun ikut hadir berbaris dinilai tim juri tingkat Kota Cirebon. Selaku pembina upacara adalah kepala sekolah langsung Bapak Karnadi, S.Pd.,M.Hum.
Ada yang tampak baru sejak kepemimpinan kepala sekolah Bapak Karnadi, S.Pd., M.Hum. Siswa dan guru SMP Negeri 4 Cirebon setiap Jumat pagi melakukan kegiatan kebersihan dilingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan usai kegiatan tadarus Yasinan massal di sekolah.
Sebanyak 276 siswa mengikuti ujian praktek olahraga selama dua hari, Jumat dan Sabtu (22-23/5). Jumat kemarin siswa menjalani ujian olahraga lari lapangan sepak bola di komplek Angkatan Laut Jalan Cipto Kota Cirebon. Siangnya mereka ujian renang menyelam di kolam renang Hotel Zamrud. Padatnya kegiatan olahraga hari pertama membuat para siswa kelelahan.
Dua siswa SMP Negeri 4 Cirebon berhasil meraih juara satu dan tiga dalam lomba Bahasa Inggris, Selasa-Kamis, 19-21 Mei 2009. Gina Sucilia Mediani kelas VII.a berhasil merebut juara satu kategori stroy telling dan Willy Bunafsih kelas VII meraih juara ketiga dalam kategori yang sama. Sementara Grace, kelas VIII tidak berhasil dalam kategori poetry reading.
Kepala Sekolah Bapak Karnadi, S.Pd.,M.Hum mengajak semua elemen warga sekolah untuk bangkit memajukan sekolah ini. Hingga kini sekolahnya masih belum maksimal mengukir prestasi dan meningkatkan kualitas sekolahnya. Padahal sumber daya manusia sekolahnya sangat mungkin melakukan hal tersebut.
Secara perlahan tapi pasti, siswa kelas IX satu demi satu menyelesaikan ujian praktek sekolah dalam pelajarana tertentu. Selama dua hari kemarin, Selasa dan Rabu, siswa menyelesaikan ujian praktek agama. Materi yang diujikan adalah hafalan surat Yassin, surat-surat pendek, doa sehari-hari dan praktek ibadah sholat, mulai wudhu hingga bacaan dan gerakan sholatnya.
Panitia Study Tour SMP Negeri 4 Cirebon akhirnya memutuskan untuk pemberangkatan satu gelombang pada 2-4 Juni 2009. Keputusan ini melihat siswa yang mendaftar tidak sesuai target semula, yakni untuk kelas IX minimal 150 siswa sedangkan untuk kelas VII dan VIII sekitar 200 siswa. Untuk lokasi wisata tidak berubah yaitu Bodobudur, Yogyakarta dan Purbalingga.
Tidak ingin mengulang kegagalan tahun kemarin, Pengurus OSIS SMP Negeri 4 Cirebon tidak mengenal waktu terus melakukan latihan upacara. Mereka akan mengikuti lomba tata upacara bendara (TUB) di lapangan sekolahnya, Senin (25/5). Targetnya minimal bisa masuk tiga besar sehingga bisa menambah prestasi sekolahnya yang sedang giat melakukan pembenahan.
Yel-yel ratusan siswa SMP Negeri 4 Cirebon terus menggema menembus rindangnya pohon halaman sekolah. Mereka meneriakaan yel-yel sekolah, go win go win, disela-sela acara dialog interaktif Pro 2 FM RRI Cirebon, Senin (18/5). Suasana histeris ketika The Classroom Band tampil memukau dihadapan siswa dan masyarakat yang menyaksikan acara live tersebut.
Talkshow SMP Negeri 4 Cirebon yang disiarkan langsung Pro 2 FM RRI Cirebon mendapat sambutan yang baik dari pendengar di Cirebon, Bandung dan Bogor. Acara dialog interaktif yang digelar di halaman sekolah, Senin (18/5), itu disaksikan ratusan siswa sekolah setempat bersama guru-guru dan staf tata usaha.
Dua guru sekolah kita, Pak Deny dan Bu Febri mengikuti pelatihan guru yang diadakan oleh PT Telkom dan surat kabar Republika, Jumat-Sabtu (15-16). Kegiatan yang bertema “Bagimu Guru Kupersembahkan” itu bertempat di ruang aula PT Telkom Jalan Pagongan Cirebon.
Usai ujian nasional, para siswa kelas IX akan menghadapi ujian sekolah, kemudian dilanjutkan ujian praktek. Sesuai jadwal ujian sekolah akan dilaksanakan mulai 11 Mei 2009, sedangkan ujian praktek dimulai tanggal 16 Mei 2009. Namun demikian, beberapa mata pelajaran, seperti Kesenian, IPA dan Teknologi Informasi Komunikasi lebih awal melaksanakan ujian lebih awal.
Usai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), siswa SMP Negeri 4 Cirebon ramai-ramai balapan makan krupuk. Mungkin karena lapar, atau mau juara, perwakilan siswa setiap kelas tampak lahap memakan kerupuk yang digantung dengan tali. Yah, hari itu mereka sedang mengikuti lomba makan kerupuk yang diadakan oleh pengurus OSIS di halaman sekolah setempat, Sabtu (2/5).
Pemerintah berharap agar siswa terus melakukan upaya dalam penguasaan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, sains dan seni. Hal ini mengingat ke depan persaingan antarbangsa akan terus semakin ketat. Peningkatan kemampuan, kemandirian dan daya saing tersebut hanya bisa diciptakan melalui pendidikan.